{"id":12905,"date":"2023-04-02T23:07:42","date_gmt":"2023-04-02T16:07:42","guid":{"rendered":"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/?p=12905"},"modified":"2023-04-02T23:07:42","modified_gmt":"2023-04-02T16:07:42","slug":"oli-mesin-bensin-dan-oli-dieseil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/oli-mesin-bensin-dan-oli-dieseil\/","title":{"rendered":"APA BEDANYA OLI MESIN BENSIN DAN OLI DIESEIL?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong><a href=\"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/oli-mesin-bensin-dan-oli-dieseil\/\">Oli Mesin Bensin dan Oli Diesel<\/a>, Cakramotor11.com<\/strong> &#8211; Tidak hanya BBM, mesin mobil juga memerlukan oli untuk dapat bekerja. Mobil dengan mesin berbahan bakar bensin maupun mobil dengan mesin berbahan bakar diesel memerlukan oli sebagai pelumas agar mesin bisa bergerak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oli untuk mesin bensin dan diesel memiliki banyak perbedaan. Untuk itulah sebaiknya jangan gunakan oli mesin bensin untuk mesin diesel atau sebaliknya, kecuali dalam keadaan darurat. Dalam keadaan darurat, anda bisa menggunakan oli mesin bensin untuk oli diesel atau sebaliknya. Namun jika hal ini terus dilakukan secara berulang kali, maka mesin bisa rusak.<\/span><\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_68_1 ez-toc-wrap-left counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title \" >Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/oli-mesin-bensin-dan-oli-dieseil\/#Beda_Oli_Mesin_Bensin_dan_Oli_Diesel\" title=\"Beda Oli Mesin Bensin dan Oli Diesel\">Beda Oli Mesin Bensin dan Oli Diesel<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/oli-mesin-bensin-dan-oli-dieseil\/#Perbedaan_jumlah_komposisi\" title=\"Perbedaan jumlah komposisi\">Perbedaan jumlah komposisi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/oli-mesin-bensin-dan-oli-dieseil\/#Perbedaan_viskositas\" title=\"Perbedaan viskositas\">Perbedaan viskositas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/oli-mesin-bensin-dan-oli-dieseil\/#Perbedaan_sertifikasi_API_service\" title=\"Perbedaan sertifikasi API service\">Perbedaan sertifikasi API service<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Beda_Oli_Mesin_Bensin_dan_Oli_Diesel\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Beda Oli Mesin Bensin dan Oli Diesel<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah beberapa perbedaan antar oli mesin bensin dan oli mesin diesel. Dengan mengetahui beberapa perbedaan ini, maka anda tak perlu lagi takut salah saat membeli oli.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_jumlah_komposisi\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan jumlah komposisi<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelumas atau oli adalah campuran antara minyak dan zat aditif. Di setiap oli yang biasa anda beli dan gunakan untuk kendaraan, setidaknya terdapat 9 bahan aditif seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anti oksidan untuk mencegah oksidasi\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Detergen untuk menjaga permukaan logam bebas kotoran<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dispersant untuk mengendalikan dan membawa kotoran agar terdispersi merata dalam pelumas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aditif anti karat untuk mencegah timbulnya karat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aditif anti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">wear <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">untuk menghindarkan mesin dari aus<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Friction Modifier dipakai untuk meningkatkan tingkat kelicinan film pelumas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pour point despressant digunakan untuk menjadikan pelumas tetap mudah mengalir pada temperatur rendah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Anti Foam untuk mencegah terbentuknya busa pada pelumas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dan terakhir terdapat aditif untuk menjaga viskositas (kekentalan) oli tetap stabil pada suhu rendah dan tinggi<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski oli bensin dan oli diesel sama-sama memiliki kandungan seperti di atas, namun jumlah komposisinya bisa berbeda. Salah satu contohnya yaitu kandungan detergen. Oli diesel membutuhkan lebih banyak kandungan detergen untuk membersihkan endapan pada mesin. Endapan ini terbentuk dari partikel logam yang terkikis. Tanpa detergen, sisa karbon pembakaran dan oksidasi ini akan tertinggal dan merusak mesin.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_viskositas\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan viskositas<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-12907\" src=\"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/beda-oli-mesin-bensin-dan-diesel.jpeg\" alt=\"beda oli mesin bensin dan diesel\" width=\"900\" height=\"900\" srcset=\"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/beda-oli-mesin-bensin-dan-diesel.jpeg 900w, https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/beda-oli-mesin-bensin-dan-diesel-300x300.jpeg 300w, https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/beda-oli-mesin-bensin-dan-diesel-150x150.jpeg 150w, https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/beda-oli-mesin-bensin-dan-diesel-768x768.jpeg 768w, https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/beda-oli-mesin-bensin-dan-diesel-70x70.jpeg 70w, https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/beda-oli-mesin-bensin-dan-diesel-800x800.jpeg 800w, https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/beda-oli-mesin-bensin-dan-diesel-500x500.jpeg 500w\" sizes=\"(max-width: 900px) 100vw, 900px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Viskositas adalah tingkat kekentalan pada oli. Jika anda membeli oli, di bagian depan kemasan akan tertulis angka SAE (Society of Automotive Engineers) seperti misalnya 15W-30. Huruf W pada deretan kode tersebut memiliki arti Winter sedangkan angka 15 di depannya merupakan titik beku oli tersebut, kemudian angka 30 di belakangnya merupakan titik terpanas yang dapat dijangkau oli tersebut. Semakin tinggi angka di depan, maka semakin kental pula tingkat viskositas oli tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya oli untuk mesin mobil berbahan bakar bensin memiliki kode SAE 0W-10 sampai 15W-30, di atas angka tersebut maka tingkat viskositas sudah terlalu tinggi dan oli menjadi sangat kental. Namun pada kondisi tertentu, mobil dengan bahan bakar bensin malah tidak bisa menggunakan oli dengan tingkat kekentalan yang rendah. Contohnya adalah mobl tua. Mobil tua dengan tahun produksi sebelum tahun 2005 biasanya membutuhkan oli dengan tingkat kekentalan yang tinggi seperti SAE 20W-40.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mesin mobil berbahan bakar diesel membutuhkan oli dengan tingkat viskositas tinggi karena mesin diesel bekerja dengan kompresi yang lebih rendah dibanding mesin bensin. Hal tersebutlah yang membuat torsi mesin diesel cukup besar ketika di rpm rendah.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_sertifikasi_API_service\"><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan sertifikasi API service<\/span><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">API adalah American Petroleum Institute, lembaga penguji dan pemeriksa kualitas oli yang dipakai di negara-negara Eropa dan Amerika. API telah mengeluarkan beberapa sertifikasi untuk oli yang dapat digunakan untuk mengetahui kesesuaian antara oli dan mesin mobil anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oli untuk mobil dengan mesin bensin memiliki kode S, sedankgan oli untuk mesin diesel menggunakan kode C. Sebagai contoh, SM adalah kode API untuk oli mobil bensin keluaran terbaru. Umumnya kode SM bisa digunakan untuk semua mesin berbahan bakar bensin dengan tahun produksi di atas 2004. Kemudian pada mesin diesel keluaran terbaru menggunakan kode CI-4.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski sudah dibedakan berdasarkan kode API, namun kebanyakan oli saat ini memiliki 2 kode sekaligus, yaitu kode S dan juga kode C. Sebagai contoh anda akan menemukan kode API SL\/CF pada kemasan oli. Ini artinya oli tersebut dibuat untuk mesin berbahan bakar bensin, namun pada kondisi darurat bisa juga digunakan untuk mesin diesel. Penggunaan ini tentu saja tidak disarankan untuk dilakukan dalam jangka panjang. Karena jika dilakukan terus menerus nantinya akan merusak mesin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu dia beberapa perbedaan antara oli bensin dan oli diesel. Dengan memahami apa saja perbedaannya dan bagaimana cara membedakannya, anda tak perlu lagi bingung jika harus membeli oli untuk mobil anda. Beli oli diesel atau bensin di Cakra Motor 11, beli online di <a href=\"https:\/\/www.tokopedia.com\/cakramotor11\" rel=\"nofollow noopener\" target=\"_blank\">Tokopedia<\/a> kami dan gratis jasa ganti di Bengkel Cakra Motor 11.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oli Mesin Bensin dan Oli Diesel, Cakramotor11.com &#8211; Tidak hanya BBM, mesin mobil juga memerlukan oli untuk dapat bekerja. Mobil dengan mesin berbahan bakar bensin maupun mobil dengan mesin berbahan bakar diesel memerlukan oli sebagai pelumas agar mesin bisa bergerak. Oli untuk mesin bensin dan diesel memiliki banyak perbedaan. Untuk itulah sebaiknya jangan gunakan oli [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":12906,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[168],"tags":[1595,1596,546],"ppma_author":[2625],"acf":[],"authors":[{"term_id":2625,"user_id":10,"is_guest":0,"slug":"cakra-motor-11","display_name":"Cakra Motor 11","avatar_url":{"url":"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/MASKOT-LOGO-01-min.png","url2x":"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/MASKOT-LOGO-01-min.png"},"first_name":"","last_name":"","user_url":"","job_title":"","description":"Kami Cakra Motor 11 sudah dipercaya konsumen selama lebih 30 tahun menjadi bengkel spesialis oli dan aki mobil di Indonesia. dapatkan seputar tips dan trik tentang otomotif mobil melalui artikel dari Cakra Motor.\r\n\r\n<a href=\"https:\/\/cakramotor11.com\/\">Kunjungi Website Resmi Kami!<\/a>"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12905"}],"collection":[{"href":"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12905"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12905\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12912,"href":"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12905\/revisions\/12912"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12906"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12905"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12905"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12905"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/cakramotor11.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=12905"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}